Perkembangan Narkoba Saat ini

•Juli 6, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

narkoba

Perkembangan narkoba pada saat ini semakin meresahkan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Mulai dari orang tua yang merisaukan anak-anaknya terlibat dalam penggunaan narkoba. Setiap harinya kita mendengarkan diberita-berita, baik itu di media cetak atau media elektronik, bahwa peredaran narkoba sudah semakin menggila dikalangan masyarakat. Keterlibatan anak-anak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA hingga kuliah sudah terlibat dalam penggunaan narkoba. Pada saat ini, pihak aparat sudah gencar-gencarnya menggalakkan pemberantasan kejahatan narkoba. Namun, pemberantasan narkoba tiada hentinya, para pemakai dan peredar narkoba setiap harinya terus bertambah. memang disadari bahwa, penggunaan narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu efek dari penggunaan narkoba adalah: penyakit jantung, dan bahkan enyebabkan kematian bagi penggunanya. peranan orang tua didalam memberantas narkoba ini sangat penting sekali. karena pembelajaran tentang kebaikan dan perilaku dari seorang anak dapat dimulai dari pembelajaran di keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi sesorang bisa terlibat dalam penggunaan narkoba adalah faktor lingkungan.

Beberapa Band Underground

•Juli 6, 2009 • 1 Komentar

punk

Berikut ini, beberapa band underground tingkat internasional, diantaranya adalah: Sepultura, Obituary, Suffocation, Napalm Death, Dimmu Borgir, Soul Fly, Death, Rancid, NOFX, Sex Pistol.

Musik Underground

•Juli 6, 2009 • 1 Komentar

gitar

Perkembangan musik underground saat ini semakin pesat aja di Indonesia> begitu banyak band yang bermunculan di Indonesia yang mengusung musik Underground. Namun band-band tersebut hanya sebatas bermain diatas panggung ke panggung, baik di musik kampus ataupun acara event musik yang bertajuk Musik Underground> beberapa musik underground adalah Black Metal, Grind Core, Death Metal, Trash Metal, Gothic, Indutrial, Punk Rock, Indie. Bnayak band-band underground yang rekamannya albumnya berada dibawah bendera rekaman indie label (rekaman yang bersifat komersial, bukan universal) dan pendistribusian albumnya pun hanya sebatas di distro-distro atau toko kaset yang khusus menjual kaset band underground. Jadi, kedepannya diharapkan, band yang mengusung musik underground harus menunjukkan jati dirinya ke permukaan sehingga orang-orang bisa menikmati musik underground. Dan diharapkan band underground mulai melakukan rekaman di industri rekaman yang bersifat universal. Mari maju bersama musik Underground, Underground tidak akan pernah mati

Definisi, Pengertian, Tugas & Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM – Ilmu Ekonomi Manajemen – Manajer MSDM

•Juli 3, 2009 • 4 Komentar
toman

toman

Definisi, Pengertian, Tugas & Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM – Ilmu Ekonomi Manajemen – Manajer MSDM

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.

Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :

1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection

a. Persiapan
Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan / forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.
Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.

b. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.

c. Seleksi tenaga kerja / Selection
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.

2. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation

Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.

3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection

kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu. Kompensasi atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya yang telah diterangkan pada artikel lain pada situs organisasi.org ini.

Audit

•Juli 3, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

audit

Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

Audit Keuangan

Audit keuangan adalah audit terhadap laporan keuangan perusahaan atau organisasi yang akan menghasilkan opini pihak ketiga mengenai relevansi, akurasi, dan kelengkapan laporan-laporan tersebut.

Audit keuangan umumnya dilaksanakan oleh perusahaan atau akuntan publik independen yang harus mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum. Banyak perusahaan mempekerjakan auditor internal yang berfokus pada pengawasan pelaksanaan dan operasi perusahaan untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebijakan organisasi.

Audit Operasional

Audit Operasional adalah pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi standar dan metoda yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan (3E).

Audit Ketaatan

Audit Ketaatan adalah proses kerja yang menentukan apakah pihak yang diaudit telah mengikuti prosedur, standar, dan aturan tertentu yang ditetapkan oleh pihak yang berwenang.

Audit Investigatif

Audit Investigatif adalah: 1. “Serangkaian kegiatan mengenali (recognize), mengidentifikasi (identify), dan menguji (examine) secara detail informasi dan fakta-fakta yang ada untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya dalam rangka pembuktian untuk mendukung proses hukum atas dugaan penyimpangan yang dapat merugikan keuangan suatu entitas (perusahaan/organisasi/negara/daerah).” 2. “a search for the truth, in the interest of justice and in accordance with specification of law” (di negara common law)

Jadi, audit itu adalah suatu rangkaian kegiatan yang menyangkut:

  1. Proses pengumpulan dan evaluasi bahan bukti
  2. Informasi yang dapat diukur. Informasi yang dievaluasi adalah informasi yang dapat diukur. Hal-hal yang bersifat kualitatif harus dikelompokkan dalam kelompok yang terukur, sehingga dapat dinilai menurut ukuran yang jelas, seumpamanya Baik Sekali, Baik, Cukup, Kurang Baik, dan Tidak Baik dengan ukuran yang jelas kriterianya.
  3. Entitas ekonomi. Untuk menegaskan bahwa yang diaudit itu adalah kesatuan, baik berupa Perusahaan, Divisi, atau yang lain.
  4. Dilakukan oleh seseorang (atau sejumlah orang) yang kompeten dan independen yang disebut sebagai Auditor.
  5. Menentukan kesesuaian informasi dengan kriteria penyimpangan yang ditemukan. Penentuan itu harus berdasarkan ukuran yang jelas. Artinya, dengan kriteria apa hal tersebut dikatakan menyimpang.
  6. Melaporkan hasilnya. Laporan berisi informasi tentang kesesuaian antara informasi yang diuji dan kriterianya, atau ketidaksesuaian informasi yang diuji dengan kriterianya serta menunjukkan fakta atas ketidaksesuaian tersebut.

Pengertian Manajemen

•Juli 3, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

foto saya2

manajemen adalah seni mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan organsisai/perusahaan. Manajemen bertujuan untuk efisiensi dan efektivitas tujuan organisasi. Tingkatan manajemen terdiri dari manajemen bawah, manajemen menengah, manajemen atas. salah satu ketrampilan manajemen adalah ketrampilan teknis. Manajemen hampir digunakan stiap bidang dalamkehidupan ini, mulai dari manajemen untuk kebutuhan pribadi, keluarga, lingkungan, kerja, organisasi, negara, dunia, dan kesemuanya itu memerlukan manajemen yang dapat mengarahkan didalam pencapaian tujuannya. Oleh karena itu manajemen sangat dibutuhkan dalam pencapaian tujuan. Tanpa manajemen maka organsasi/perusahaan tidak akan berjalan secara efektif

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.